Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts

Sunday, December 2, 2018

KA JOGLOSEMARKERTO

Dari Jogja - Semarang, dari Tegal - Jogja, dari Pekalongan - Solo sekarang ga perlu ganti Kereta! 



(Antara) - PT Kereta Api Indonesia secara resmi meluncurkan Kereta Api Joglosemarkerto yang menghubungkan daerah-daerah di Selatan dan Utara, Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Setiap hari, tiga rangkaian kereta api akan diberangkatkan dari Stasiun Solo Balapan, Stasiun Purwokerto dan Stasiun Tawang, pada jam keberangkatan yang berbeda.
Dengan dibukanya relasi baru, KA Joglosemarkarto memberikan pilihan konektivitas relasi tujuan bepergian masyarakat Semarang, Solo, Yogyakarta, Purwokerto, Tegal dan sekitarnya sehingga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan wisata di daerah
Direktur KAI Edi Sukmoro dalam keterangan terttulis di Jakarta, Jumat, mengatakan KA Joglosemarkarto merupakan perpanjangan dari salah satu rute KA Kamandaka yang semula relasi Semarang Tawang – Purwokerto diteruskan menuju Yogyakarta – Solo – Semarang Tawang. 
“Selain KA Kamandaka, perubahan perpanjangan relasi juga dilakukan pada KA Joglokerto yang semula beroperasi dari Purwosari menuju Purwokerto PP, akan diteruskan relasinya hingga Semarang – Solo – Yogyakarta.,” katanya. 
Dapat disimpulkan bahwa KA Joglosemarkerto mengelilingi Jawa Tengah dan DIY.  Padahal sebelumnya ada 3 KA yang melayani jalur tersebut. Yaitu KA Joglokerto (Solo Balapan – Purwokerto PP), KA Kamandaka (Purwokerto – Semarang Tawang PP), dan KA Kalijaga (Semarang Poncol – Solo Balapan PP)
Tiap perjalanan KA Joglosemarkerto menggunakan dua kereta eksekutif dengan kapasitas 100 tempat duduk dan tujuh kereta ekonomi dengan kapasitas 560 tempat duduk. 
KAI juga memberikan potongan harga 10 persen bagi masyarakat yang melakukan perjalanan dengan KA Joglosemarkerto pada periode keberangkatan 1-13 Desember 2018.
“Dengan dibukanya relasi baru, KA Joglosemarkarto memberikan pilihan konektivitas relasi tujuan bepergian masyarakat Semarang, Solo, Yogyakarta, Purwokerto, Tegal dan sekitarnya sehingga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan wisata di daerah-daerah tersebut,” katanya. 

Berikut adalah jadwal KA Joglosemarkerto selengkapnya (maaf seadanya)

















Sumber : ANTARA

Monday, May 22, 2017

Jembatan Linggamas yang "Instagramable"

Jembatan Linggamas jadi Spot Foto yang Instagramable


Linggamas diambil dari gabungan nama dua kabupaten yaitu Purbalingga dan Banyumas. Berada tepat di perbatasan antara kedua kabupaten, jembatan ini menyuguhkan pesona yang memikat. Sungai serayu yang berkelak - kelok dan Sawah - sawah disisi sungai bagaikan lukisan indah yang terhampar nyata. Tampak juga dari kejauhan adalah Gunung Slamet menambah keindahan pemandangan Jembatan Linggamas.

Bentuk jembatan yang elok dilengkapi lampu lampu artistik menjadi spot foto yang instagramable. Jembatan Linggamas ini layak dimasukan kedalam list hunting ketika berada atau melintasi Purbalingga maupun Banyumas.

Lalu lintas kendaraan yang masih sepi membuat jembatan Linggamas menjadi tempat yang cocok untuk jogging, bersepeda, atau hanya duduk duduk saja. Daripada ke tempat wisata yang bayar, jembatan Linggamas dapat menjadi alternatif yang oke sebagai tujuan wisata.




Wisata kali susur (susur sungai) naik perahu juga tersedia disini. Kita hanya perlu ke Dermaga wisata dekat jembatan Linggamas dan menikmati pemandangan jembatan dari bawah.

Arus Sungai serayu yang tenang akan mengantarkan anda pada sisi lain jembatan Linggamas. Pemandangan dari perahu sangat berbeda dengan pemandangan diatas jembatan. Ada juga kampung nelayan dan kebun pepaya yang bisa disinggahi saat susur sungai.             

Sunday, May 14, 2017

Pemandian "Tirta Asri" Walik

Ayo Ke Walik!

pemandangan dari atas gazebo

Keistimewaan pemandian Tirta Asri Walik terletak pada airnya. Airnya sangat segar karena langsung dialirkan dari sumber mata air. Jika kolam renang pada umumnya menggunakan Kaporit berlebih untuk memurnikan air, hal ini tidak berlaku di pemandian Tirta Asri Walik. Mungkin, Tirta Asri Walik adalah kolam renang dengan air paling segar di Indonesia.

Air kolam bersumber dari mata air pegunungan tak jauh dari situ. Kesegaran air Tirta Asri Walik membuat siapa saja yang berenang disini betah berlama lama. Disini, kita tidak perlu membawa kacamata renang. Selain airnya sangat bersih dan jernih, kemurnian air alami tidak akan membuat mata perih.

Pemandian ini merupakan salah satu yang tertua di kabupaten purbalingga. Memiliki sebuah kolam renang berukuran 20×40 meter sedalam 1-4 meter dan 3 kolam renang khusus anak. Ada waterboom, ember tumpah, dan permainan air lainya. Pemandian ini telah menjadi salah satu tempat favorit bagi banyak warga Purbalingga sejak lama.

pemandangan dari bukit dengan view kolam utama

Terletak di dusun Walik, Desa Kutasari, Purbalingga, pemandian ini sangat mudah dijangkau baik menggunakan kendaraan pribadi maupun dengan kendaraan umum.
Jika anda tidak menggunakan kendaraan pribadi, anda bisa naik angkot nomor 9 dari terminal Purbalingga yang melewati Taman Kota dan Patung Knalpot.

Tak hanya pemandian, obyek ini juga memiliki perbukitan yang di sulap menjadi tempat bersantai yang rindang. Dengan taman yang asri dan Gasebo-gasebo yang tertata, menjadikan obyek wisata ini sebagai tempat yang tepat untuk bersantai.

Hanya dengan Rp 10.000,- pengunjung telah dapat menikmati kesegaran air di pemandian dan sejuknya udara perbukitan

Monday, May 8, 2017

Masjid Agung Darussalam Purbalingga

Masjid Agung Darussalam


Agung Daarussalam merupakan masjid utama di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Kemegahan dan keindahan masjid yang terletak tepat di barat alun-alun kabupaten ini menjadi ikon dan kebanggaan warga Purbalingga.

Masjid dibuka untuk umum 24 jam dan ramai digunakan sebagai tempat beribadah dan pengajian. Banyak juga wisatawan yang sengaja berkunjung ke Masjid yang mirip dengan Masjid Nabawi di Madinah ini. 

Masjid yang telah direnovasi besar- besaran sebanyak lima kali ini awalnya bergaya arsitektur paduan Jawa dan Arab. Hal ini terlihat dari bentuk awal yang merupakan kombinasi limas atau piramida yaitu gaya atap khas Jawa dan kubah sebagai ciri Timur Tengah. Perpaduan gaya ini diperkuat pula dengan lengkungan teritisan sepanjang sisi luar bangunan masjid.

Masjid Agung Darussalam Purbalingga direnovasi pertama dilakukan tahun 1918 dengan menambahkan serambi depan. Penambahan ini diinisiasikan oleh K.H. Abu ‘Amar, seorang intelektual muslim yang mencetuskan ide pembentukan pengadilan agama bersama seorang hakim terkenal asal Belanda, Prof. Terrhar.

Pada era 1960-1970 dilakukan pemugaran kedua, berupa penataan halaman masjid dan perubahan visualisasi tampak muka.

Selanjutnya, pada periode 1977- 1985 dilakukan renovasi ketiga. Waktu itu kubah kecil yang berada di depan diganti dengan yang besar.                        

Pemugaran demi mempercantik ikon kota yang dikenal dengan sebutan Kota Perwira tersebut kembali dilaksanakan pada 1989 hingga 1991. Kala itu, yang menjadi target renovasi adalah ruang bagian dalam dan atap masjid. Detail ornamen pintu utama dan kusen-kusen pun diganti. Selain itu, area masjid secara keseluruhan diperluas.

Terakhir, pada 2000 hingga 2004, dilakukan penataan dan renovasi total dengan mengadopsi gaya arsitektur Masjid Nabawi. Ide ini didapat oleh Bupati Purbalingga saat itu, Triyono Budi Sasongko, setelah menjalankan ibadah haji di Tanah Suci Mekah.

Bagian yang paling menonjol dalam mengadopsi gaya arsitektur Nabawi terletak pada dua menara masjid, tampilan muka dan samping masjid, serta bagian interior dan ornamen lampu-lampunya. Penyesuaian gaya tersebut juga tampak pada perombakan konstruksi atap bangunan belakang, pemasangan lapisan keramik dan granit pada lantai dan dinding, pembuatan kolom-kolom baru dalam interior bangunan belakang, pemasangan plafon dari bahan gipsum, dan ornamen lukisan geometrik Arabik.

Selain itu, penggantian genting, beton, dan genting kaca lukis/grafir, pembuatan tempat wudhu di bagian depan untuk pria, perbaikan tempat wudhu lama, penataan taman dan halaman, serta pembuatan pagar mengadopsi gaya dan bentuk Masjid Nabawi.

Pemugaran total tersebut berhasil menjadikan Masjid Agung sebagai landmark Kota Purbalingga. Terbukti dari banyaknya pengunjung dari dalam dan luar negeri yang menyempatkan singgah dan melaksanakan ibadah di masjid kebanggaan Kota Perwira ini.

Sunday, May 7, 2017

Menikmati Alam Desa Wisata Serang Purbalingga

Menikmati Sejuknya Kaki Gunung Slamet

Dari @ragilyoga20

Panorama pegunungan nan asri, ditambah keramahan masyarakatnya menjadi kesan pertama ketika berkunjung ke desa wisata serang Kabupaten Purbalingga. Udara yang bersih , sejuk, dan segar. Kebun stroberi terhampar luas beriringan dengan tanaman khas pegunungan seperti kubis, kentang, wortel, dan lainnya

Gunung Slamet yang megah terlihat sangat dekat dari sini. Seakan akan berada dibalik pepohonan dan menarik kita untuk mendekat. Gunung terbesar di jawa Tengah memiliki ketinggian 3428 mdpl memang sangat eksotis.

Hutan Pinus 

Secangkir minuman hangat ditemani mendoan (makanan khas Purbalingga) dapat menjadi pilihan untuk bersantai. Apalagi jika dinikmati dibawah pohon pinus yang rindang. Suasana hutan pinus yang damai selalu berhasil merefresh pikiran dan melepas kepenatan. 

Kebun Strawberry

Memetik sendiri buah Strawberry menjadi pengalaman seru. Pengunjung boleh masuk ke dalam kebun-kebun dan dipersilahkan melihat tanaman Strawberry baik yang sudah berbuah maupun yang sedang dibudidayakan. Selain rasa buah Strawberrynya yang terkenal manis dan besar, fasilitas petik sendiri menjadi daya tarik terbesar. Hal ini juga menarik untuk menjadi media pembelajaran anak-anak mengenalkan pertanian sejak dini.

Outbond

Desa serang tepatnya di rest area menyediakan berbagai wahana outbound yang menarik untuk dikunjungi. Wahana Outbound ini juga dikelola oleh para pemuda yang tergabung dalam SAD (Serang Adventure). Beberapa wahana Outbound yang disuguhkan di Rest Area antara lain flying fox, high rop, ATV, wisata berkuda, dan lain lain.

Kampung Kurcaci

Dari @kampung_kurcaci

Kampung Kurcaci memberikan sensasi berada di negeri dongeng. Deretan rumah kurcaci siap menjadi background berfoto. Ada juga Giant Swing dan Rumah Pohon dalam satu area. Tersedia juga Camping Ground yang cukup luas sebagai pilihan menginap untuk anda yang hobby berkemah (ngecamp).

Pendakian Gunung Slamet

Untuk penikmat ketinggian, pendakian Gunung slamet dapat menjadi pilihan yang menantang. Pos pendakian Bambangan hanya berjarak 1 km dari desa wisata Serang. Jalur pendakian Bambangan merupakan jalur yang ramai dilewati karena tergolong jalur terpendek.

Homestay

Untuk wisata keluarga tersedia homestay. Menginap di desa wisata Serang tidak kalah dengan di Baturaden ataupun di Puncak Jawa Barat. Menikmati kehidupan pedesaan yang masih asri, menyatu dengan alam, dan bercengkrama dengan masyarakat setempat akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan.

Masih banyak sesuatu yang dapat dinikmati di Desa Wisata Serang Purbalingga. Suguhan keindahan yang sulit digambarkan dengan kata - kata. Ayo ke Desa Serang Purbalingga !

Owabong dan Sejarahnya Singkatnya

instagram:@owabong Obyek Wisata Air Bojongsari atau disingkat 'Owabong' sudah dikenal hampir di seluruh wilayah Jawa Tengah, s...